Minum Jamu Bersama Meriahkan Pekan Jamu 2026, Balai POM di Dumai Kawal Implementasi Program Keamanan Pangan di SMP Negeri 2 Dumai

04-06-2026 Balai POM di Dumai Dilihat 84 kali

Dumai, 4 Juni 2026 — Dalam rangka memperingati Pekan Jamu 2026 sekaligus memperkuat implementasi Program Sekolah yang Membudayakan Keamanan Pangan, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Dumai melaksanakan kegiatan pengawalan di SMP Negeri 2 Kota Dumai, Kamis (4/6). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau pelaksanaan rencana aksi yang telah disusun oleh kader keamanan pangan sekolah bersama pihak sekolah sebagai upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang mendukung keamanan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, BPOM di Dumai melakukan koordinasi dan pendampingan kepada Kepala Sekolah serta Kader Keamanan Pangan Sekolah terkait pelaksanaan program, edukasi keamanan pangan, dan penguatan peran kader sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah. Kader diharapkan dapat berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya memilih dan mengonsumsi pangan yang aman serta terhindar dari bahan berbahaya.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Pekan Jamu 2026, kegiatan juga diisi dengan minum jamu bersama yang diikuti oleh pihak sekolah dan kader keamanan pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya pelestarian budaya konsumsi jamu sebagai warisan kesehatan tradisional Indonesia yang aman dan bermanfaat apabila digunakan secara tepat.

Selain itu, BPOM di Dumai menyerahkan media edukasi keamanan pangan sekolah berupa poster yang akan dimanfaatkan sebagai sarana penyebarluasan informasi dan pengingat bagi warga sekolah untuk selalu menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan pengawalan ini, BPOM di Dumai berharap Program Sekolah yang Membudayakan Keamanan Pangan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari budaya sekolah. Dengan dukungan seluruh komunitas sekolah, diharapkan kesadaran dalam memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi semakin meningkat sehingga mampu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. (INF-DP)

Sarana